![]() |
| Demo |
Aku
Setan telah merasuki
Harapan sudah mati
pejabat telah birahi
Hanya uang yang dinikmati
Derita rakyat yang ditertawai
Hak-hak rakyat Tak dipenuhi
aku ajak kau bela rakyat
tapi maaf, disini tak kau temukan salat
mati leburkan tirani
sebuah kemuliaan seperti sang “nabi”
menyembahNya, tunggulah hari tua
dimana tenagamu telah merana
Akhlakku begitu mulia
Bela rakyat demi bangsa
Tapi Tuhan tak pernah ku sapa
Inilah jalan hakikat
Dimana shalat hanya salah satu jalan perekat
Masihkah kau pulas
Dimana otak penguasa begitu culas
Rakyat menjadi korban
Kau senang-senang liburan
Dimana hatimu berada
Kau tertawa di atas deritanya
Hanya duduk diam
Sampai ajal beri salam
Kamu
Apakah ini jalan Tuhan
Menanggalkan syari’at berteriak di jalan
Bela rakyat demi kemaslahatan
Hingga Shalat kau tanggalkan
Benarkah tanpa kepentingan
Nafasmu penuh kebenaran
Atau hanya slogan-slogan
Berpura ria dalam kebohongan
Setelah kau berbahaya
Terangkat menjadi sang mulia
Yang ada, kami kau lupa
Suaramu menjadi buta
Entah oceh kemana
Biarlah kau anggap aku bangkai
Manusia yang hanya mengerti kata damai
Ku tak mengerti suara perjuangan
Ku hanya ingin belajar tasrifan
Pulang kampung, guru ngaji
Mengajar alif-ya sampai mati







Tidak ada komentar:
Posting Komentar